Ajarkan Empati Sejak Dini, Murid SD Islam Al Azhar 8 Kembangan Saksikan Langsung Pemotongan Kurban





JAKARTA, – Area Lapangan Parkir Kampus Al Azhar, Kembangan, Jakarta Barat, disulap menjadi ruang kelas terbuka yang sarat makna pada Kamis (28/5/2026). Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan murid berkumpul bukan untuk belajar teori, melainkan untuk menyaksikan langsung prosesi penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha.

Langkah berani melibatkan murid ke area pemotongan ini menjadi strategi khusus sekolah untuk mengikis sifat individualisme dan menumbuhkan kepekaan sosial sejak usia dini. Seluruh rangkaian agenda tahunan yang digerakkan oleh guru, tata usaha (TU), dan karyawan ini dijadwalkan berlangsung tertib hingga pukul 13.00 WIB.

Ruang Belajar Kontekstual di Lapangan Kurban

Jika biasanya anak-anak hanya melihat daging kurban yang sudah siap saji di rumah, kali ini mereka melihat langsung esensi dari sebuah pengorbanan. Kehadiran para murid di lokasi penyembelihan menjadi bagian dari metode pembelajaran kontekstual (contextual learning) yang bernilai tinggi.

Koordinator Kegiatan, Abdul Aziz, M.Pd., menjelaskan bahwa selain menjalankan perintah agama, menyaksikan prosesi ini secara langsung akan memberikan pengalaman emosional yang mendalam bagi anak-anak.

"Tujuan utama dari ibadah kurban di sekolah ini adalah mengajarkan murid-murid untuk mempunyai rasa empati dan ikhlas berbagi terhadap sesama. Dengan melihat langsung prosesnya, mereka belajar esensi pengorbanan sejak dini—bahwa ada kepedulian yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata," ujar Abdul Aziz saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (28/5/2026).

Menjaga Amanah, Memberi Contoh Terbaik

Pendidikan karakter tidak akan berjalan efektif tanpa adanya keteladanan dari lingkungan sekitar. Sadar akan hal tersebut, sekolah memastikan bahwa hewan yang dikurbankan adalah hewan dengan kualitas terbaik sebagai bentuk edukasi totalitas bagi para siswa.

Tahun ini, sekolah mengelola total 73 ekor hewan kurban yang terdiri dari 6 sapi dan 67 kambing. Kepala SD Islam Al Azhar 8 Kembangan, Pak Enden Daenuri, M.Pd., menyampaikan bahwa kelancaran acara ini adalah buah dari amanah besar yang dititipkan oleh para murid dan orang tua.

"Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. Mari kita terus jaga amanah dari murid-murid yang berkurban di sekolah dengan cara memberikan hewan kurban terbaik dan disalurkan kepada yang berhak," tutur Pak Enden Daenuri, M.Pd.

Beliau menambahkan bahwa dengan memberikan contoh pengelolaan yang amanah, murid-murid akan belajar mengenai nilai integritas.

Dari Sekolah untuk Sesama: Distribusi hingga Luar Daerah

Pelajaran empati bagi para murid disempurnakan melalui aksi nyata distribusi. Siswa dapat melihat bagaimana guru dan karyawan bahu-membahu mengemas daging secara higienis untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan sebaran yang cukup luas:

Sasaran Utama: Warga kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan Kampus Al Azhar Kembangan.

Sasaran Perluasan: Masyarakat di luar daerah Jakarta yang dinilai minim akses terhadap hewan kurban.

Melalui integrasi antara ibadah, pengamatan langsung, dan aksi sosial ini, SD Islam Al Azhar 8 Kembangan berharap dapat terus konsisten membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesalehan sosial serta empati yang tinggi terhadap sesama.